BANDAR LAMPUNG – Ketua PWNU Lampung, Puji Raharjo, berharap pemilihan Rektor Universitas Lampung periode 2027–2031 menghadirkan kepemimpinan yang mampu meningkatkan mutu kampus dan memperluas kesempatan masyarakat mengenyam pendidikan tinggi.
Menurutnya, masyarakat perlu melihat suksesi Unila sebagai kesempatan untuk membicarakan arah pendidikan Lampung. Para calon diharapkan menawarkan program yang menjawab persoalan akademik sekaligus kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin Unila semakin maju, reputasi akademiknya semakin baik, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Salah satu perhatian kita adalah bagaimana semakin banyak anak Lampung memperoleh kesempatan kuliah,” ujar Puji.
Harapan itu berangkat dari angka partisipasi kasar atau APK perguruan tinggi Lampung yang masih termasuk rendah di Sumatera. BPS mencatat APK perguruan tinggi Lampung pada 2025 sebesar 24,38 persen, di bawah sejumlah provinsi lain di kawasan tersebut, termasuk Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.
Puji, yang juga menjabat Ketua PBNU periode 2026–2031, menilai perluasan akses kuliah harus mendapat tempat dalam agenda kepemimpinan Unila mendatang. Ia berharap calon rektor memiliki langkah yang jelas untuk mengembangkan beasiswa, menjangkau calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dan membangun kerja sama pembiayaan pendidikan.
“Anak-anak yang memiliki kemampuan akademik jangan kehilangan kesempatan karena keterbatasan biaya atau informasi. Kita berharap Unila semakin aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk menjawab persoalan itu,” katanya.
Ia menekankan bahwa peningkatan APK membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Unila dapat memperkuat kontribusinya melalui kerja sama dengan perguruan tinggi lain, pemerintah kabupaten dan kota, serta organisasi masyarakat.
Pernah menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji turut menyoroti pentingnya hubungan perguruan tinggi dengan madrasah dan pesantren. Menurutnya, pendampingan sejak sebelum pendaftaran dapat membantu siswa memahami pilihan program studi, persyaratan masuk, dan peluang beasiswa.
“Sekolah, madrasah, dan pesantren perlu mendapat informasi yang memadai. Anak-anak kita harus bisa mempersiapkan diri dengan baik. Perhatian juga perlu berlanjut setelah mereka diterima, agar bisa menyelesaikan kuliahnya,” ujarnya.
Dalam proses suksesi tersebut, Puji menyampaikan harapannya agar kader terbaik Nahdlatul Ulama dapat tampil dan memperoleh kepercayaan memimpin Unila. Ia menempatkan kualitas akademik, integritas, reputasi, serta pengalaman kepemimpinan sebagai dasar harapan itu.
“Sebagai Ketua PWNU Lampung, tentu saya berharap kader terbaik NU bisa memimpin Unila. Syaratnya harus jelas. Secara akademik memenuhi, reputasinya baik, integritasnya terjaga, dan mampu membawa universitas ini lebih maju,” tegasnya.
Ia menambahkan, kader NU yang maju harus menunjukkan kemampuan melalui rekam jejak dan program yang dapat dinilai oleh sivitas akademika. Kepercayaan memimpin universitas membawa tanggung jawab untuk melayani seluruh unsur kampus.
“Kalau kader NU mendapat amanah, ia harus menjadi pemimpin bagi semua. Merangkul seluruh sivitas akademika, menghargai perbedaan, dan memastikan setiap keputusan berpihak pada kemajuan universitas,” kata Puji.
Berdasarkan jadwal resmi panitia, penetapan bakal calon rektor hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 14 Oktober 2026 dan pengumumannya pada 15 Oktober. Penyampaian program kerja di hadapan sivitas akademika dijadwalkan pada 28 Oktober, disusul penilaian dan penetapan tiga calon oleh Senat pada 29 Oktober.
Menjelang tahapan tersebut, Puji berharap proses pemilihan berlangsung terbuka, objektif, dan menjunjung etika akademik. Ia menghormati kewenangan Senat serta kementerian dan mendorong para calon memusatkan perhatian pada gagasan yang dapat mereka laksanakan.
“Kita menyambut suksesi ini dengan harapan baik. Siapa pun yang mendapat kepercayaan harus mampu menjaga tata kelola, meningkatkan kualitas pendidikan dan riset, serta memperluas kesempatan belajar. Kemajuan Unila harus ikut memberi manfaat bagi masa depan masyarakat Lampung,” tuturnya.











