Desas Desus Pengganti Jaksa Agung Menguat, 3 Nama Muncul

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kursi Jaksa Agung ST Burhanuddin dikabarkan mulai mencari tuan baru. Sejumlah nama mulai beredar sebagai kandidat pengganti, meski Istana belum mengumumkan resmi.

Mantan Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika membocorkan informasi seputar kemungkinan reshuffle Kabinet Merah Putih. Usai pergantian posisi Kapolri, ia mendengar bahwa posisi Jaksa Agung juga turut akan diganti.

“Setelah Kapolri… hot issue Jaksa Agung juga segera diganti,” kata Gede Pasek dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).

Tiga figur mencuat dalam bursa pengganti Jaksa Agung:

Pertama, Noor Rachmad. Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) ini disebut sebagai kandidat kuat. Pengalamannya di penanganan perkara umum dan jaringan di internal Kejaksaan jadi modal.

Kedua, Kuntadi. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) sekaligus mantan Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung. Di mata pengamat, Kuntadi dinilai punya kapabilitas keras dalam pemberantasan korupsi, terutama kasus-kasus kakap yang tengah jadi sorotan publik.

Ketiga, Reda Manthovani. Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) yang juga masuk radar. Reda dikenal dekat dengan lingkar intelijen penegakan hukum.

Dalam isu yang beredar di sosmed menyebutkan, pergantian ini bagian dari evaluasi besar penegakan hukum di era Presiden Prabowo Subianto.

Namun hingga kini, belum ada keputusan final. Penunjukan dan pemberhentian Jaksa Agung sepenuhnya hak prerogatif Presiden.

Publik kini menunggu, apakah Presiden Prabowo akan mempertahankan Burhanuddin yang sudah menjabat lebih dari 7 tahun atau menyuntikkan darah baru untuk Kejagung.

Berita Terkait

IPMS Wilayah Lampung Gelar Nampunkah Apit Jurai 2026, Diikuti 75 Peserta dari Berbagai Kampus
Chandra Muliawan Minta Semua Pihak Jaga Marwah Unila, “Jangan Cederai Pilrek dengan Fitnah dan Kebencian”
Bareskrim Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
Bahas Karhutla dan Kebijakan Lingkungan, Humas UIN RIL Gandeng WALHI Gelar Diskusi Publik
Hasil Seleksi Calon Organ BUMD Lambar Bakal Diumumkan 10 November
Fraksi ADEM Soroti Sejumlah Persoalan di RAPBD 2027, Pemda Lambar Diminta Tingkatkan PAD
Diduga Sadap Presiden dan Seskab, 6 Jendral Polisi dan Perwira Menengah Ditangkap
DPP PRANTARA Indonesia Kecam Dugaan Penyadapan PRESIDEN PRABOWO: Jika Terbukti, Bisa Mengarah Pada MAKAR!

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:05 WIB

IPMS Wilayah Lampung Gelar Nampunkah Apit Jurai 2026, Diikuti 75 Peserta dari Berbagai Kampus

Rabu, 4 November 2026 - 00:08 WIB

Chandra Muliawan Minta Semua Pihak Jaga Marwah Unila, “Jangan Cederai Pilrek dengan Fitnah dan Kebencian”

Selasa, 3 November 2026 - 23:53 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 22:50 WIB

Bahas Karhutla dan Kebijakan Lingkungan, Humas UIN RIL Gandeng WALHI Gelar Diskusi Publik

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Hasil Seleksi Calon Organ BUMD Lambar Bakal Diumumkan 10 November

Selasa, 3 November 2026 - 18:09 WIB

Diduga Sadap Presiden dan Seskab, 6 Jendral Polisi dan Perwira Menengah Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 17:55 WIB

DPP PRANTARA Indonesia Kecam Dugaan Penyadapan PRESIDEN PRABOWO: Jika Terbukti, Bisa Mengarah Pada MAKAR!

Selasa, 3 November 2026 - 12:14 WIB

Curi HP di Warung Sate, RA (29) Warga Pekon Wates Diringkus Satreskrim Polres Lambar

Berita Terbaru